You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Kalurahan SIDOREJO
Kalurahan SIDOREJO

Kap. Lendah, Kab. Kulon Progo, Provinsi DI Yogyakarta

Selamat Datang di Website Kalurahan Sidorejo

Tingkatkan Kesuburan Tanah, Kelompok Tani Kwarakan Belajar Membuat Pupuk Organik PSB bersama Mahasis

KKN PPM UGM Lendah Melangkah 04 Agustus 2025 Dibaca 131 Kali
Tingkatkan Kesuburan Tanah, Kelompok Tani Kwarakan Belajar Membuat Pupuk Organik PSB bersama Mahasis

Sebagai upaya untuk menginisiasi praktik pertanian berkelanjutan, mahasiswa KKN-PPM UGM menggelar acara "Sosialisasi Peningkatan Kesuburan Tanah Sidorejo melalui Pembuatan dan Aplikasi PSB (Photosynthetic Bacteria)". Kegiatan yang ditujukan bagi para anggota Kelompok Tani Kwarakan ini dilaksanakan pada hari Minggu, 27 Juli 2025, bertempat di kediaman Dukuh Kwarakan. Acara ini bertujuan untuk memperkenalkan pupuk organik cair PSB, sebuah solusi inovatif dan murah untuk meningkatkan kesehatan tanaman dan kesuburan tanah.

Dalam pemaparannya, Intan Naura, mahasiswi KKN menjelaskan bahwa PSB pada dasarnya adalah kumpulan bakteri baik yang berfungsi layaknya "probiotik" atau suplemen bagi tanaman. Bakteri ini secara alami mampu melakukan fotosintesis dengan bantuan sinar matahari untuk menghasilkan nutrisi penting, terutama nitrogen, yang membuat daun lebih hijau dan subur. Lebih lanjut, dijelaskan pula bahwa penggunaan PSB juga membantu penyerapan pupuk lain menjadi lebih efisien serta meningkatkan imunitas tanaman agar lebih tahan terhadap serangan hama dan penyakit.

Para petani tampak antusias saat memasuki sesi utama, yaitu praktik langsung pembuatan dan perbanyakan PSB. Mahasiswa KKN mendemonstrasikan betapa mudahnya membuat pupuk ini dengan bahan-bahan yang ada di dapur. Prosesnya diawali dengan mencampurkan bahan utama berupa satu butir telur dengan satu sendok makan micin (MSG). Kemudian, campuran tersebut dimasukkan ke dalam botol 1,5 liter berisi air sumur atau air kolam. Botol yang telah ditutup rapat selanjutnya dijemur di bawah sinar matahari selama 2-3 minggu sambil dikocok setiap hari hingga warnanya berubah kemerahan, yang menandakan pupuk siap digunakan.

Kegiatan sosialisasi dan praktik ini diharapkan tidak berhenti sebagai acara seremonial, tetapi menjadi langkah awal bagi para petani di Kwarakan untuk mulai beralih ke metode pertanian yang lebih ramah lingkungan dan ekonomis. Dengan PSB, petani dapat mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia sekaligus menjaga kesehatan tanah untuk jangka panjang.

Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBDes 2022 Pelaksanaan

Pendapatan
Rp2,822,285,989 Rp2,801,097,514
100.76%
Belanja
Rp2,752,910,214 Rp2,852,689,303
96.5%
Pembiayaan
Rp175,591,794 Rp175,591,794
100%

APBDes 2022 Pendapatan

Hasil Usaha Desa
Rp72,599,153 Rp72,599,153
100%
Hasil Aset Desa
Rp104,170,905 Rp81,293,532
128.14%
Dana Desa
Rp1,448,496,000 Rp1,448,496,000
100%
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi
Rp134,730,794 Rp134,730,794
100%
Alokasi Dana Desa
Rp962,478,035 Rp962,478,035
100%
Bantuan Keuangan Provinsi
Rp63,000,000 Rp63,000,000
100%
Koreksi Kesalahan Belanja Tahun-tahun Sebelumnya
Rp34,500,000 Rp34,500,000
100%
Bunga Bank
Rp2,311,102 Rp4,000,000
57.78%

APBDes 2022 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa
Rp1,203,642,364 Rp1,217,989,914
98.82%
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa
Rp609,022,450 Rp661,351,700
92.09%
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan
Rp153,763,400 Rp159,551,800
96.37%
Bidang Pemberdayaan Masyarakat
Rp166,739,000 Rp185,672,500
89.8%
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa
Rp619,743,000 Rp628,123,389
98.67%